Arung Jeram Sungai Citarum Bandung

Arung jeram merupakan salah satu kegiatan yang menantang yang perlu di coba saat para wisatawan berkunjung ke air terjun maupun sungai. Di Bandung sendiri terdapat beberapa sungai yang menawarkan kegiatan rafting ini salah satunya adalah Sungai Citarum. Sebelum memaju ketangkasan dengan arung jeram sungai Citarum Bandung, simak terlebih dahulu beberapa informasi tentang arung jeram Sungai Citarum Bandung.

Sejarah Sungai Citarum

Ci Tarum disebutkan dalam sebuah Naskah Bujangga Manik, suatu kisah perjalanan yang kaya akan nama-nama geografi di Pulau Jawa. Perjalanan ini dimulai dari abad ke-15. Kata Citarum berasal dari dua, yaitu Ci dan Tarum. Ci dalam Bahasa Sunda Cai, yang artinya air. Sedangkan Tarum memiliki arti sejenis tanaman yang menghasilkan warna ungu atau nila.

Cerita sejarahnya sungai ini mulai abad ke-5, berawal dari dusun kecil yang dibangun di tepi sungai Citarum oleh Jaya singhawarman. Daerah ini berkembang menjadi sebuah kerajaan besar yang disebut Kerajaan Tarumanegara sekaligus menjadi kerajaan Hindu tertua di Jawa Barat. Fungsi sungai ini dulunya untuk batas administrasi yaitu sebagai batas antara Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Banten.

Lihat juga: Kawah Putih Bandung

Dalam perjalanan sejarahnya, sungai ini erat kaitannya dengan Kerajaan Taruma. Kerajaan yang pernah ada di abad ke-4 sampai abad ke-7 berdasarkan catatan-catatan Tionghoa dan sejumlah prasasti. Keberadaan sungai Citarum cukup penting bagi masyarakat Jawa Barat sejak dahulu kala. Sungai Citarum menjadi batas wilayah di antara dua kerajaan, Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda/Tarumanegara.

Lokasi Dan Akses Arung Jeram Sungai Citarum Bandung

Akses menuju lokasi Sungai Citarum yang ada di Kampung Cisameng Bantar Caringin. Apabila datang dari Jakarta dan juga sekitarnya, dapat naik kendaraan umum atau bus dari Terminal Kampung Rambutan lalu menuju ke Bandung. Lalu turun di Saguling. Namun,  bila dari arah Kota Bandung langsung, bisa naik bus menuju Jakarta-Cipanas-Bogor, yang juga akan turun di Saguling.

Terdapat dua rute yang dapat ditempuh untuk tiba di Sungai Citarum Bandung ini. Yang pertama yaitu melalui Jalur Ciparay melalui Lembur Awi lalu. Lalu yang kedua melalui jalur Pengalengan yang dari arah pemandian air panas Ci Bolang. Kedua rute tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Jika melalui Jalur Ciparay maka akan lebih cepat karena jaraknya lebih dekat. Sedangkan jika melalui jalur Pangalengan maka jaraknya akan lebih jauh dari sebelumnya namun melalui jalur ini terdapat pemandangan indah yaitu sebuah perkebunan teh yang asri yang tidak akan di dapatkan jika melewati jalur Ciparay.

Perjalanan Arung Jeram Sungai Citarum Bandung

Selama melakukan kegiatan yang menguji adrenalin ini, terdapat beberapa titik yang akan dilewati. Titik ini dimulai beberapa ratus meter dari Gua Sanghyang Tikoro dan berakhir di jembatan lama Rajamandal yang akan dibagi menjadi tiga titik. Berikut ini 3 titik yang akan dilewati selama Arung Jeram Sungai Citarum Bandung :

1. Kampung Padi

Titik awal arung jeram ini adalah di Kampung Padi, letaknya di seberang terminal Dago hingga sebelum pintu air PDAM Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) di Jalan Siliwangi. Total jarak yang ditempuh sekitar 4 kilometer yang mampu ditempuh hanya dengan waktu sekitar 1 hingga 2 jam.

Beberapa tempat sebelum Curug Dago, penumpang harus turun terlebih dahulu kepedulian perahu akan diluncurkan dari air terjun dengan ketinggian kurang lebih 30 meter. Penumpang berjalan ke sisi setelah air terjun untuk kembali melanjutkan perjalanan.

2. Laboratorium Alam

Sepanjang jalur perjalanan aktivitas arung jeram, penumpang bisa menikmati jalur dengan vegetasi yang rapat dengan beberapa jenis tumbuhan seperti pohon Loa, serta beberapa jenis bambu dan lain sebagainya. Tidak hanya tanaman saja, sepanjang jalur yang terlewati ini adalah laboratorium alam yang indah untuk dapat mempelajari ilmu kebumian seperti macam-macam bentukan lava yang langka.

Tempat wisata menarik lainnya di Bandung: Kolam Renang Karang Setra Bandung

Material gunung api dengan prosesnya saat jatuh di lereng gunung api lalu bercampur dengan air hujan kemudian akan meluncur di lembah-lembah, terakhir yaitu tentang proses pembentukan batu dan lain sebagainya.

3. Pemukiman Padat

Setelah itu, masih di titik yang sama, masih belum ditempati banyak permukiman sehingga tidak perlu khawatir terkait urusan berendam bersama air buangan sisa rumah tangga. Akan tetapi tetap saja akan beberapa sampah yang mengambang atau ikut tersangkut di pohon cukup, hal itu mungkin akan sedikit mengganggu  pemandangan yang indah. Terakhir mendekati Jalan Siliwangi barulah akan mulai terlihat permukiman padat yang memenuhi bantaran sungai.

Keistimewaan Arung Jeram Sungai Citarum Bandung

Berwisata arung jeram sungai Citarum Bandung adalah pilihan yang paling pas dan terbaik. Terdapat beberapa keistimewaan menikmati arung jeram di sungai ini. Berikut ini keistimewaannya :

1. Keindahan Bukit Kapur Yang Eksotis

Salah satu hal yang membuat rafting di sungai Citarum menjadi istimewa yaitu lokasinya yang jauh dari keramaian kota serta waktu yang dibutuhkan waktu sekitar 1 jam. Jika berjalan kaki dari Desa Rajamandala menuju titik start Arung Jeram Citarum. Panorama yang begitu indah dengan bukit-bukit kapur eksotis,  pepohonan serta semak-semak yang cukup rapat dan  ditambah dengan hawa sejuk pegunungan yang cukup menjadikan suasana semakin menyejukkan

2. Lokasi Yang Aman Untuk Pemula

Beberapa orang menyebutkan bahwa Arung Jeram Sungai Citarum  Bandung cukup aman bagi pemula. Bagi yang ingin mencoba aktivitas ini untuk pertama kalinya, cobalah di arung jeram sungai Citarum. Namun, tetap harus diperhatikan untuk tidak coba-coba mengarungi Sungai Citarum seorang diri tanpa instruktur atau para profesional di bidang arung jeram.

3. Sungai Terpanjang Di Bandung

Selain lokasinya yang indah dengan panorama, sungai Citarum merupakan sungai terpanjang dan terlebar yang berada di Bandung Provinsi Jawa Barat. Panjang sungai ini kurang lebih sekitar 300 km. Dari hulu sungai Citarum yang berada di lereng Gunung Wayang yang berada di arah tenggara kota Bandung, Desa Cibeureun, Kertasari, Bandung.

4. Empat Medan Arung Jeram

Keistimewaan selanjutnya yaitu adanya adanya beberapa jalur arung jeram yang dapat dipilih dengan tingkat kesulitan yang cukup bervariasi. Para penggiat Arung Jeram Citarum  yang telah teruji adrenalinnya mengatakan Sungai Citarum memiliki empat jenis medan yang akan memacu adrenalin ketika melintas area tersebut dimana atasnya terdapat perahu karet.

Ada Eddies (pusaran air), Boil (jeram yang seperti air mendidih dengan adanya bebatuan di dasar sungai), Standing Wave ( sebuah ombak besar yang membuat perahu karet terguncang saat melewatinya) serta yang sangat berbahaya yaitu Hole atau lubang di dasar sungai.

Harga Paket Arung Jeram Sungai Citarum Bandung

Umumnya harga paket Arung Jeram Citarum dipatok dengan harga sekitar Rp 175 ribu hingga Rp 200 ribu per orang atau Rp 1,3 juta untuk satu sesi arung jeram yang dapat dilakukan secara berkelompok yaitu sekitar 6 orang. Harga tersebut tentu sudah termasuk harga pelampung, sewa perahu karet, makan siang serta fee yang diberikan kepada instruktur.

Sebelum mengarungi Sungai Citarum terlebih dahulu akan diberikan pengarahan singkat dari instruktur tentang cara bagaimana teknik emergency and rescue dan teknik menyelam dasar. Bukalah telinga lebar-lebar saat instruktur memberikan pengarahan. Hal tersebut cukup penting karena hal tersebut yang kita alami di sepanjang perjalanan Arung Jeram di Sungai Citarum nantinya.    

Gimana? Menarik bukan? Lebih menariknya lagi jika anda datang ke objek lainnya di Bandung dengan paket wisata 2 hari 1 malam yang dimiliki oleh tourbadnung.id. Dapatkan harga yang ekonomis juga fasilitas menarik yang mungkin tidak akan anda temui di jasa lain.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *