Curug Penganten

Pesona Dari Curug Penganten Yang Penuh Dengan Mitos

Curug Penganten yang dahulu bernama curug manglayang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menyimpan kisah misterius. Dibalik pesona air terjun yang sangat eksotis,  menjadi destinasi wisata favorit Bandung.

Lokasi Curug Penganten

Air Terjun Penganten terletak di Ds Padaasih, Kec Cisarua, Bandung Barat. Lokasi dari air terjun penganten sangat terpelosok dan harus menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke destinasi.

Jika menggunakan angkutan umum akan mengalami kesulitan untuk menemukan angkutan. Jadi harus menggunakan jasa ojek atau taxi, baik konvensional maupun online.

Dalam perjalanan menuju ke destinasi akan disuguhkan pemandangan alam yang berupa pepohonan disepanjang jalan. Jadi suasana perjalanan pun terasa sangat nyaman dengan hembusan angin khas pegunungan.

Lokasi curug dapat ditempuh melalui kompleks wisata alam Katumiri. Kemudian harus menempuh atau tracking terlebih dahulu sepanjang ±2 km. Perjalanan tersebut melalui jalan setapak dan perkebunan warga setempat.

Jalan setapak juga yang menuju ke arah curug berliku – liku dan cukup licin. Ada juga bagian jalan setapak yang belum terdapat batu, sehingga ketika musim hujan jalan tersebut sangat becek. Di sepanjang jalan juga penuh dengan semak belukar, pepohonan bahkan jurang.

Lihat juga Taman Lansia Bandung

Setelah sampai di lokasi air terjun, pengunjung harus menuruni tebing setinggi ±30 m terlebih dahulu, untuk lebih dekat dengan curug. Jalan turunan tebing juga cukup licin karena percikan dari air terjun.

Tarif Tiket Kontribusi Masuk Curug Penganten

Curug Penganten Bandung

Tarif kontribusi masuk air terjun penganten hanya sebesar 8.000 IDR per orang. Sedangkan untuk tarif kontribusi parkir motor sebesar 3.000 IDR. Sementara tarif parkir mobil sebesar 5.000 IDR.

Namun apabila melalui rute kompleks wisata alam Katumiri, harus mengeluarkan biaya untuk kontribusi destinasi wisata alam Katumiri. Tarif biaya kontribusi masuk kompleks wisata alam Katumiri sebesar 10.000 IDR per orang.

Jadi pengunjung harus mengeluarkan biaya sebesar 18.000 IDR per orang. Kemudian bagi yang menggunakan kendaraan pribadi juga harus mengeluarkan biaya parkir sesuai dengan jenis kendaraan. Sedangkan bagi yang tidak mengambil rute dari kompleks wisata alam Katumiri, hanya mengeluarkan tarif kontribusi untuk air terjun penganten.

Fasilitas Curug Penganten

Fasilitas utama dari Curug Penganten adalah pesona air terjun setinggi ±50 m. Pesona dari air terjun sendiri sangat menakjubkan. Ada hal yang sangat istimewa dari curug tersebut.

Satu – satunya hal yang paling istimewa dari curug tersebut adalah air terjun itu sendiri. Sebab ketika sinar matahari tepat mengenai air terjun, akan memancarkan cahaya putih. Sehingga warna dan percikan air terjun nampak seperti kristal.

Aliran dari air terjun juga terbagi menjadi dua dan seolah berpasangan. Aliran air terjun juga saling berhadapan.

Tebing batu air terjun yang menjulang tinggi bagai dinding yang alami. View dari tebing juga cukup mempesona dengan dipenuhi tumbuhan rambat. Warna tebing yang hitam sangat kontras dengan warna air yang sangat jernih. Sehingga pesona dari warna dari air terjun terlihat sangat jelas.

Tepat di bawah air terjun terdapat kolam yang tidak begitu dalam. Kolam tersebut juga dipenuhi dengan bebatuan besar. Warna dari kolam sekilas agak kecokelatan, namun jika diambil warna air sangat jernih.

Sayangnya tepat di lokasi curug tidak terdapat fasilitas apapun. Jadi jika ingin menggunakan toilet harus menuju ke kompleks wisata alam Katumiri. Lalu di sekitar lokasi juga sulit ditemukan warung makan. Para pengunjung juga sebaliknya membawa bekal. Tetapi sangat diharapkan tidak meninggalkan jejak yang berupa sampah.

Aktivitas yang dapat dilakukan di air terjun mungkin cukup terbatas. Hal ini disebabkan karena tracking area yang cukup melelahkan membuat sebagian besar pengunjung hanya bersantai sembari menikmati pesona air terjun.

Selain menikmati pesona air terjun dengan hunting foto, dapat berenang di kolam air terjun. Namun sebaiknya tidak mendekat ke arah curug. Karena arus curug sangat deras dan cukup berbahaya.

Sayangnya di lokasi curug, pengunjung tidak dapat melakukan aksi free cliff jumping. Karena tebing cukup tinggi dan tidak ada akses menuju ke atas tebing curug.

Mitos Curug Penganten

Air Terjun Curug Penganten

Ada 3 buah mitos yang dipercaya oleh masyarakat setempat mengenai air terjun penganten. Mitos pertama adalah adanya suatu peristiwa yang sangat tragis. Curug tersebut dijadikan sebagai tempat bunuh diri sepasang pengantin yang baru saja menikah. Jenazah dari kedua orang tersebut tidak ditemukan sama sekali dan seakan menghilang begitu saja.

Ada 2 buah versi atas meninggalnya sepasang penganten tersebut. Versi pertama bahwa mereka meninggal hanyut terbawa arus air terjun. Sedangkan versi kedua, mereka memang sengaja bunuh diri dengan terjun menuju ke arus air terjun.

Masyarakat setempat juga mempercayai mitos lain dibalik peristiwa yang sangat tragis. Air Terjun mempunyai suatu energi alam yang sangat kuat. Sehingga bagi siapa pun yang membasuh diri di kolam air terjun, akan memancarkan pesona.

Jadi untuk sepasang kekasih yang hendak menikah, sangat disarankan untuk mandi di curug tersebut. Supaya ketika menikah, aura kecantikan akan terpancar.

Sedangkan untuk mitos terakhir adalah adanya batu yang berbentuk seperti senapan, sehingga disebut dengan batu bedil. Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, ketika kiamat datang batu yang berbentuk seperti senapan akan menembakan peluru. Tembakan tersebut dapat menghancurkan seluruh pemukiman. Selain itu air kolam juga akan menenggelamkan seluruh pemukiman

Lihat juga Danau Situ Cisanti Bandung

Itulah referensi dari Curug Panganten. Wisata alam yang sangat mempesona dengan berbagai macam mitos yang sangat misterius.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *