Jendela Alam Bandung, Tempat Wisata Edukasi Terbaik Untuk Anak

Jendela Alam Bandung  merupakan Tempat wisata anak yang cocok dan pas sebagai sarana belajar  sambil rekreasi untuk anak-anak serta keluarga di Bandung Barat dengan sentuhan alamnya. Tempat wisata ini terletak di daerah Lembang yang terkenal dengan keindahan beserta udara yang sejuk pula dan juga sangat ideal sebagai tempat liburan keluarga. Sebelum mengunjungi wisata jendela alam bandung, simak beberapa informasi berikut :

Lokasi Dan Akses Wisata Jendela Alam Bandung

Tempat wisata ini terletak  jalan  Sersan Bajuri KM 4.5 Komplek Graha Puspa Lembang – Jawa Barat 40391,Indonesia.  Untuk dapat menuju ke Lokasi Jendela Alam Bandung, dapat melewati  jalur Setiabudhi – Ledeng – Sersan Bajuri (Jalur Kampung Gajah) maupun melalui Kota Lembang – Jalan Kolonel Masturi. Lalu setelah menemui Kampung Legok, langsung mengambil jalan untuk belok ke kiri masuk ke lokasi perumahan Graha Puspa Lembang.

Lihat juga gunung manglayang bandung

Untuk datang ke tempat ini anda bisa dengan menggunakan mobil pribadi atau sewa mobil. Namun datang ke tempat ini akan lebih seru jika datang bersama rombongan keluarga dan anak-anak, maka anda sebaiknya sewa bus. Jika ingin sewa bus atau mobil di Bandung cukup mudah karena ada jasa tour and travel yang sudah mumpuni sekali yaitu tourbandung.id. Banyak beragam jenis mobil dan bus yang disewakan jadi anda tinggal pilih mobil mana yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Harga Tiket Jendela Alam Bandung Dan Wahananya

Untuk masuk ke jendela alam bandung tiketnya cukup murah berkisar 10.000 untuk hari biasa dan dipatok 15.000 untuk weekend. Selain  keadaan alam dan taman, jendela alam ini memiliki cukup banyak wahana yang dapat dinikmati seperti animal feeding, berkuda, tangkap ikan, berenang,  bersepeda, naik becak mini dan sebagainya.

Untuk aktivitas olahraga tersebut dipatok harga Rp 15.000 hingga Rp. 25.000. Ada juga kegiatan edukasi seperti menghias tanah liat, membuat tanah liat dan juga menghias akuarium. Kegiatan tersebut dapat dimainkan anak-anak dengan harga Rp. 20.000 hingga Rp. 35.000.

Kegiatan yang tak kalah menarik dan menantang adalah flying fox, terdapat beberapa macam flying fox yang dapat dipilih rata-rata harga yang ditawarkan antara Rp 25.000 hingga Rp 35.000.

Kegiatan Jendela Alam Bandung

Terdapat banyak sekali kegiatan yang ditawarkan selama berwisata ke jendela alam bandung. Kegiatan tersebut di bagi menjadi 4 macam yaitu jendela edukasi, jendela permainan, jendela workshop dan juga jendela seni.

1. Jendela Edukasi

Jendela edukasi yaitu semua kegiatan yang dapat dilakukan anak selama berada di jendela alam. Kegiatan disini sangat banyak sekali dan tentunya sangat mendidik anak-anak. Berikut ini 2 kegiatan yang paling sering dilakukan selama di Jendela alam edukasi :

a. Berkebun Konvensional

Kegiatan belajar becocok tanam ini dilakukan secara konvensional, atau menanam seperti para petani. Sebelum memulai anak akan diberikan alat-alat bercocok tanam. Anak juga akan dibimbing oleh fasilitator untuk memulai dari langkah awal menanam, mulai dari bagaimana caranya menyemai benih, merawat bibit, dan menyiram yang baik.

b. Berburu Harta Karun

Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok, setiap peserta diharuskan membuat kompas terlebih dahulu, dan memulai permainan bersama-sama.  Kegiatan ini berguna untuk, mengasah kemampuan maping anak, melatih kerjasama dalam kelompok,memecahkan persoalan, belajar membuat dan membaca kompas, serte mendapatkan pengetahuan tentang materi-materi hewan dan tumbuhan yang ada di Jendela Alam.

2. Jendela Permainan

Kegiatan di jendela permainan sebagian besar memang permainan. Namun permainan yang diberikan tentu juga mengedukasi. Beberapa permainan dalam bentuk olahraga. Berikut ini 6 kegiatan yang dapat dinikmati anak selama di jendela permainan :

a. Tangkap Ikan

Selama melaksanakan permainan ini ana akan dibimbing oleh fasilitator yang telah menyiapkan banyak ikan mas (ukuran standar). Lalu anak harus menangkap semua ikan tersebut. Tujuan kegiatan yaitu untuk melatih syaraf motorik kasar anak. Hasil tangkapan dapat dibawa pula anak.

Kunjungi juga wisata edukasi untuk mental anak: Bandung Treetop

b. Perang Air

Peserta dibimbing oleh fasilitator memasuki area lapangan Jendela Alam. Di sana peserta akan dibagi menjadi 2 kelompok dan masing-masing kelompok akan diberikan benteng. Tugas masing – masing kelompok adalah merobohkan benteng lawannya dengan menggunakan bom air yang telah disiapkan.

c. Menggiring Bebek

Permainan ini mengajarkan anak tentang bagaimana menggiring bebek dengan benar. Diadaptasi dari para petani dengan menciptakan memaknai kesenangan di balik permainan, anak akan disiapkan 2 kandang bebek yang saling berseberangan.

d. Flying Fox

Anak juga dapat menikmati serunya bermain flying fox dengan ketinggian sekitar 8 meter, serta panjang lintasan kurang lebih 140 meter. Game tantangan ini sudah sangat familiar dan diadaptasi dari pelatihan militer untuk melatih keberanian dan kemandirian anak.

e. Four Stroke Race

Permainan yang satu ini dilakukan oleh empat kelompok. Dengan aturan permainan yaitu seorang pemain dari masing-masing kelompok akan diikat pada ujung tali tambang yang membentuk persegi dengan menggunakan harness. Pemain harus memecahkan balon di sudut lapangan. Pemain yang lainnya berjajar di sisi tambang untuk membantu ketua memecahkan balon dengan menarik tambang mendekati ujung lapangan.

f. Tarik Tambang

Permainan ini dimainkan oleh dua regu. Setiap pemain memegang tali tambang di masing-masing sisi sesuai teman satu regunya. Tali tambang akandiberi tanda di tengah dan masing-masing regu akan diberikan tanda wilayah. Setiap regu harus menarik tambang tersebut agar tanda di tengah tali dapat masuk ke arenanya tersebut.

3. Jendela Workshop

Tidak berbeda dengan dengan jendela edukasi, jendela workshop memberikan beberapa pengetahuan yang dibutuhkan anak. Hanya saja dalam kegiatan jendal workshop kegiatan tidak hanya materi melainkan contoh kegiatan berupa praktek.

a. Bedah Anatomi Hewan

Anak akan diberikan penjelasan tentang cara pembedahan unggas/mamalia. Lalu anak juga akan diberi penjelasan tentang fungsi-fungsi organ-organ, dan sistem-sistem dalam hewan tersebut. Pendidikan ini penting bagi anak untuk mengenal lebih makhluk hidup lainnya.

b.  Workshop Hidroponik

Anak akan diberikan penjelasan tentang tanaman hidroponik dengan lengkap. Workshop  yang diberikan dimulai dengan cara menanam, cara hidup tumbuhan hidroponik, mengetahui jenis pohon, cara merawat tumbuhan hidroponik , media tumbuhan hidroponik, serta penjelasan tentang keunggulan dan kekurangan tumbuhan hidroponik.

c. Komposting

Disini akan memperoleh pelajaran alam yang sangat dibutuhkan. Anak akan mendapat pelajaran dan praktek proses pembuatan pupuk kompos yang berasal dari kotoran hewan dan sampah kebun.

d. Magic Box Takakura

Anak akan diajarkan untuk mengetahui dan membuat komposting takakura yang bermanfaat dalam pengolahan sampah rumah tangga yang organik. Tempat sampah takakura juga dapat diaplikasikan dengan skala kecil atau rumah tangga.

4. Jendela Seni

Di jendela seni, anak-anak akan diekspor keahlian dalam berseni. Tentu setiap anak memiliki nilai seni-seni yang berbeda, disinilah mereka dapat mengungkapkan kemampuan mereka.

a. Menghias Layang-layang

Anak akan dibimbing oleh fasilitator selama kegiatan ini dan anak akan diberikan satu buah layang-layang serta peralatan mewarnai. Anak diberikan kebebasan menghias layang-layang. Usai menghias, anak juga akan diajarkan bagaimana menimbang layangan dengan benang hingga layangan siap digunakan.

Di era modern ini, alat permainan layang-layang sudah jarang ditemukan, sehingga dengan kegiatan ini anak dapat menemukan kembali permainan klasik yang jarang ditemukan ini.

b. Menghias Tanah Liat

Kegiatan ini akan dibimbing oleh fasilitator yang memasuki area saung atau pendopo Jendela Alam. Anak akan diberikan satu buah tanah liat yang telah dibentuk dan digambar. Seluruh anak dapat bebas mewarnai tanah liat sesuai keinginan, setelah selesai anak dapat membawa pulang hasil karya tanah liat yang telah diwarnai.

c. Prakarya Organik

Anak akan diberikan beberapa daun-daun kering serta beberapa perlengkapan kayu, lem, dan tali  Dalam kegiatan ini anak dapat bebas berkreasi membuat karya dengan menggunakan sampah daun kering yang dapat di bingkai, setelah selesai anak dapat membawa pulang hasil karya tersebut.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *