Museum Asia Afrika Bandung

Lokasi dan Fasilitas Museum Asia Afrika Bandung

Museum Asia Afrika adalah salah satu tempat yang menjadi lokasi pertemuan atau Konferensi Asia Afrika yang pertama. Awalnya museum ini adalah sebuah gedung yang diberi nama Gedung Merdeka.

Kemudian bangunan bersejarah ini diresmikan menjadi Museum Asia Afrika pada tanggal 24 April 1980. Kira-kira ada apa saja di Museum ini? Fasilitas apa saja yang terdapat di bangunan bersejarah Bandung satu ini? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Lokasi Museum Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika terletak di sebuah bangunan bernama Gedung Merdeka, milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Museum ini terletak di Jalan Asia-Afrika nomor 5. Bangunan satu ini bukan sebuah museum saja namun juga memiliki kisah sejarah di baliknya. Bangunan bersejarah ini didirikan oleh Wolf Schoemaker pada tahun 1926.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, museum ini kemudian digunakan sebagai markas oleh para pahlawan kemerdekaan Indonesia untuk melawan para pasukan Jepang.

Gedung Museum Asia Afrika

Setelah sempat terjadi agresi Belanda dan mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949, maka bangunan ini digunakan sebagai ruang pertemuan publik, untuk pertunjukan seni, pesta, seni-seni tarian, dan makan malam.

Lihat juga alun-alun bandung

Bangunan ini kemudian menjadi terkenal setelah adanya konferensi internasional bernama Konferensi Asia-Afrika yang diadakan pada tahun 1955. Konferensi ini adalah pertemuan terbesar antar kedua benua yang terdiri dari negara-negara Asia dan Afrika.

Harga Tiket Masuk ke Museum Asia Afrika

Untuk bisa masuk ke museum ini, Anda tidak perlu membayar tiket masuk. Ya, tidak ada tiket masuk untuk bisa melihat berbagai koleksi yang ada di Museum Asia Afrika. Anda bisa menyaksikan berbagai koleksi barang yang memiliki sejarah dengan Konferensi Asia Afrika.

Di awal tahun 1955, bangunan ini kemudian direnovasi agar bisa digunakan untuk konferensi internasional dan berganti nama menjadi Gedung Merdeka.

Bangunan ini juga berfungsi sebagai gedung konvensi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang saat ini menjadi MPR sebelum akhirnya kemudian dipindahkan ke Jakarta pada tahun 1971.

Meski demikian, di tempat wisata sejarah ini Anda masih bisa menyaksikan semua benda-benda yang menjadi saksi adanya konferensi Asia-Afrika saat itu. Semua koleksi itu akan mengajak Anda kembali ke masa-masa Indonesia 60 tahun lalu.

Fasilitas di Museum Asia Afrika

Sebagaimana dengan museum pada umumnya, di bangunan ini Anda bisa menyaksikan berbagai koleksi yang sebagian besar terkait dengan konferensi, seperti foto yang terkait dengan konferensi Asia-Afrika.

Lalu adapula profil negara anggota Konferensi Bandung, dan diorama pada pembukaan Konferensi Asia Afrika pertama. Museum ini ada di bawah naungan Kementerian Luar Negeri, sehingga dilengkapi dengan fasilitas ruang audio visual dan perpustakaan.

Ya, bangunan ini dilengkapi dengan fasilitas seperti :

  1.     Ruang pameran permanen
  2.     Ruang pameran sementara
  3.     Audio visual
  4.     Pemutaran film
  5.     Auditorium,
  6.     Perpustakaan
  7.     ruang penyimpanan koleksi
  8.     ruang administrasi.

Dengan adanya fasilitas  pendukung tersebut maka tentu saja Anda dapat belajar tentang banyak hal mengenai negara-negara Asia dan Afrika. Ya, Anda bisa belajar mengenai sejarah, sosial, politik dan budaya, serta dokumen-dokumen yang berkaitan tentang Konferensi Asia Afrika.

Museum ini juga dilengkapi dengan fasilitas koleksi benda tiga dimensi dan foto-foto dokumenter dari berbagai acara penting di antaranya adalah :

  1.     Pertemuan Tugu (Pertemuan Monumen)
  2.     Acara Konferensi Colombo
  3.     Konferensi Bogor
  4.     Konferensi Asia-Afrika

Museum ini juga memiliki fasilitas seperti ruang konferensi dengan atap melengkung. Ruang konferensi ini memiliki bentuk yang unik seperti bendera dari negara-negara peserta dan juga adapula lambang Garuda Indonesia.

Lokasi Museum Asia Afrika

Meskipun pameran dan bangunan di museum Asia-Afrika itu sendiri berkaitan dengan sejarah, namun bangunan ini lebih banyak mengarah ke arah politik internasional. Hal itulah yang membuat museum Asia-Afrika berbeda dengan museum di Indonesia lainnya.

Museum Asia-Afrika ini tidak seperti museum lainnya. Jika Anda berada di museum ini, maka Anda bisa mengamati setiap garis-garis melengkung yang ada di bangunan ini. garis-garis tersebut adalah contoh indah arsitektur dari Tropical Art déco yang menambah nilai kekayaan sejarah dan juga arsitektur bangunan ini.

Selain itu bangunan ini juga memiliki fasilitas lain seperti kamar mandi,  musholla dan juga parkir yang luas. Anda yang menyukai sejarah dan politik, museum ini jangan sampai Anda lewatkan

Things To Do in Museum Asia Afrika

Adapun banyak hal yang bisa Anda lakukan jika berada di museum ini seperti mengamati berbagai koleksi yang ada di museum ini. Anda juga bisa belajar dan membaca di ruang perpustakaan yang tersedia. Menariknya, museum ini juga memiliki program reguler yang terbuka untuk umum seperti pameran permanen, kuliah, pembinaan, dan kegiatan kerja sama.

Selama peringatan 50 dan 60 Konferensi Asia Afrika, memang upacara pembukaan dan pertemuan tetap diadakan di ibukota yakni Jakarta. Namun, Gedung Merdeka atau museum ini masih digunakan untuk upacara penutupan dan penandatanganan deklarasi sebagai hasil konferensi.

Lihat juga masjid raya agung bandung

Jadi tidak heran jika gedung ini masih banyak digunakan untuk berbagai acara. Selain itu, di sekitar  museum inipula Anda bisa berjalan di sepanjang jalan sampai mencapai alun-alun kota Bandung.

Jarak antara museum ke alun-alun sendiri cukup dekat. Anda bisa mengambil gambar keramaian pusat kota Bandung sebelum matahari terbenam. Anda yang ingin belajar sejarah masa lalu mengenai konferensi Asian Afrika, tidak ada salahnya datang ke ini.  Museum Asia Afrika memiliki koleksi yang sangat informatif, selamat berwisata!

Beri peringkat untuk posting ini
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *