Museum Geologi

Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung terletak di Jalan Diponegoro No 57 Kota Bandung. Tepatnya Museum ini berada di sebelah Gedung Sate. Letaknya yang strategis, membuat museum ini terkenal dan selalu ramai pengunjung. Selain itu, untuk mencapai ke lokasi museum ini tidaklah sulit. Tersedia berbagai transportasi yang disediakan oleh pemerintah kota Bandung dan karena letaknya yang berada di pusat kota.

Bandung tak hanya terkenal sebagai kota tujuan wisata dengan keindahan alam pegunungan dan kebun teh. Bandung juga merupakan salah satu kota bersejarah di Indonesia. Salah satu contonya adalah dengan adanya Museum ini.  Museum Geologi adalah museum yang menyimpan beragam benda bersejarah seperti batuan, mineral, dan juga fosil manusia purba. Untuk mengetahui lebih dalam tentang museum ini, berikut akan dijelaskan sejarah singkat dan koleksi museum geologi ini.

Sejarah Museum Geologi Bandung

Lokasi Museum Geologi Bandung

Museum geologi ini dibangun sekitar abad ke 18 dan diresmikan pada 16 Mei 1929. Pembangunan Museum ini dilatarbelakangi oleh krisis perekonomian pada saat revolusi ndustri di Eropa. Karena ada revolusi industry ini, Belanda membutuhkan banyak bahan tambang. Saat itu, Belanda masih menduduki Indonesia sehingga mereka membangun sebuah gedung untuk penelitian.

Gedung tersebut juga digunakan untuk menyimpan berbagai contoh bebatuan, mineral, dan juga fosil. Untuk membangun gedung geologi ini, pemerintah Belanda membutuhkan waktu selama11 bulan. Selama masa penjajahan Belanda, gedung tersebut selalu digunakan untuk berbagai penelitian bahan tambang.

Lihat juga Legok Kondang Glamping

Setelah Indonesia merdeka, gedung ini kemudian direnovasi oleh pemerintah Indonesia dengan bantuan dana dari Jepang. Di era pemerintahan Indonesia, gedung tersebut beralih fungsi menjadi museum. Kemudian setelah direnovasi, gedung Museum ini diresmikan pada 23 Agustus 2000. Museum ini diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Pemerintah Indonesia melindungi Museum ini dan diabadikan sebagai tempat bersejarah dan peninggalan nasional.

Museum ini juga dibuka untuk umum. Biasanya banyak mahasisa dan siswa sekolah muali dari SD, SMP hingga SMA yang mengunjungi museum ini. Tak hanya pengunjung dari kota Bandung saja, namun juga dari luar kota. Koleksi yang lengkap mengenai bebatuan dan mineral membuat museum ini tersohor.

Koleksi di Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung memiliki koleksi yang tidak ditemukan di museum lainnya di Indonesia. Bangunan museum ini cukup luas, sehingga terdapat 3 ruangan berbeda di dalam Museum. Ruangan-ruangan tersebut adalah ruangan Sejarah Kehidupan, ruang Geologi Indonesia, dan yang terakhir adalah ruang Geologi dan Kehidupan Manusia.

Selain koleksi nyata, terdapat juga berbagai koleksi dokumentasi. Koleksi dokumentasi ini digunakan untuk menyimpan hasil geologi di masa lalu. Museum geologi ini juga membuka beragam kegiatan seperti pameran, penyuluhan, dan seminar. Beberapa orang juga datang ke Museum Geologi ini untuk melakukan survey dan juga penelitian.

Di ruang yang pertama, yakni Sejarah Kehidupan, terdapat sejarah tentang kota Bandung. Sejarah tersebut berisikan bagaimana terbentuknya kota Bandung serta berbagai peninggalan fauna yang pernah tinggal di Bandung. Terdapat juga berbagai artefak yang ditemukan di Bandung.

Sementara, di ruang yang Geologi Indonesia, ada beragam alat peraga. Alat tersebut digunakan untuk menunjukkan asal mula bumi dan pergerakan bumi. Selain alat peraga, di ruang ini juga diputarkan video tentang asal usul munculnya plante. Di sudut ruangan juga terdapat beberapa bebatuan dan mineral yang ada di Indonesia.

Tak hanya terdiri dari 3 ruangan, museum ini juga terdiri atas 2 lantai. Lantai yang ke 2 berisi ruang orientasi, ruang sayap timur, dan ruang sayap barat. Di ruang orientasi, terdapat peta geografi kepulauan di Indonesia. Tak hanya itu, di ruang ini juga terdapat animasi kegiatan geologi di Indonesia.

Di ruang sayap barat, terdapat informasi tentang bagaimana terjadinya bunyi. Serta beberapa informasi tentang tektonik geologi di Indonesia. Di ruang ini juga ditampilkan beberapa fosil manusia purba yang terbentuk berdasarkan teori Darwin. Terdapat juga beberapa display tentang beragam sumber daya mineral, bebatuan, serta perlengkapan kegiatan geologi. Beberapa miniature gunung berapi aktif juga ditampilkan di ruangan ini.

Ruangan yang terakhir adalah ruang sayap timur. Di ruangan ini ditampilkan perkemabngan sejarah manusia dari jaman purba hingga modern. Terdapat berbagai macam fosil dan tengkorak manusia purba yang pernah ditemukan di Indonesia. Koleksi yang paling populer di ruangan ini adalah fosil Homo Erectus, replica Tyrannosaurus Rex, serta Stegodon Trigonocephalus.

Fasilitas di Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung

Selain beragam koleksi dan ruangan yang ada di Museum ini, terdapat juga berbagai fasilitas yang disediakan. Fasilitas yang disediakan juga cukup lengkap mulai dari ruang edukasi dan auditorium. Asuditorium tersebut sering digunakan untuk seminar atau pemutaran film dan kegiatan lainnya.

Pihak Museum memang sering menggunakan ruangan tersebut untukmmberikan edukasi bagi pengunjung. Seluruh kegiatan yang dilakukan di auditorium ini adalah kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan. Selain itu, terdapat juga cinderamata shop yang menyediakan buah tangan bagi pengunjung. Pengunjung dapat membeli berbagai macam alat peraga dan buku-buku geologi.

Lihat juga Wahana di Dago Dream Park

Museum Geologi Bandung juga menyediakan masjid bagi pengunjung yang ingin menunaikan solat. Di bagian luar museum geologi ini juga disediakan poliklinik. Poliklinik ini merupakan fasilitas kesehatan gratis yang diberikan oleh pihak museum untuk pengunjung. Jika ada pegunjung yang sakit, maka perawat akan membawanya ke poliklinik ini. Museum ini dinilai sebagai museum yang paling lengkap. Selian gedung yang menampilkan koleksi, terdapat berbagai gedung lain yang memudahkan pengunjung.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *