Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung, Lokasi Dan Harga Tiket

Bingung sedang merencanakan waktu liburan akhir pekan atau sekolah bersama keluarga kecil? Tidak ada salahnya jika mengisi waktu liburan keluarga ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung. Selain menghilangkan rasa penat, dengan berlibur ke museum ini pun akan mendapat wawasan yang lebih banyak lagi terutama bagi si kecil.

Sejarah Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Bangunan museum yang mempunyai gaya arsitektur romantisisme ini di bangun pada era kolonial Belanda. Pembangunan antara tahun 1910 sampai 1915 sebagai tempat tinggalnya para perwira Belanda. Setelah Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942, bangunan tersebut dijadikan markas untuk sembunyi dari pihak Jepang.

Setelah kemerdekaan, maka bangunan ini diambil alih oleh pasukan siliwangi. Lalu tempat ini digunakan sebagai markas divisi siliwangi (Akademi Militer Bandung) yakni pada tahun 1949 sampai 1950. Bangunan ini sendiri berdiri pada tanah senluas 4.176 m2 dengan luas bangunan sebesar 1.674 m2.

Pada tanggal 23 mei 1966 bangunan tersebut beralih fungsi kembali menjadi museum yang diresmikan oleh panglima divisi siliwangi ke 8 yaitu Kolonel Ibrahim Adjie. Pada tahun 1979 gedung ini direhabilitasi menjadi gedung bertingkat 2. Sedangkan diresmikan penggunaannya museum tersebut pada tanggal 10 november 1980 oleh pangdam siliwangi ke 15 yakni Mayjen Yoga Sugama dan dengan penandatanganan prasasti oleh presiden Soeharto.

Rute Ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Bagi yang ingin mengunjungi museum ini, bisa ditempuh baik dengan kendaraan pribadi maupun dengan sewa mobil di Bandung. Jika kamu berasal dari arah Bandung utara yakni di kawasan dago, maka bisa naik angkot rute trayek dago – kebon kalapa atau ledeng.

Setelah itu berhenti di perempatan jalan sumatera (patung persib) kemudian jalan kaki sebentar ke arah jalan Braga. Tak jauh dari itu, maka akan ditemui Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung. Lebih tepatnya di jalan Lembong No 38, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Harga Tiket Dan Jam Operasional Masuk Museum

Untuk menikmati segala macam benda di museum ini, para pengunjung hanya mengeluarkan uang cukup sebesar Rp. 10.000. sedangkan untuk jam operasional mengunjungi museum ini dari hari senin sampai hari sabtu namun dengan waktu yang berbeda.

Pada hari senin sampai kamis, museum ini dibuka pada pukul 08.00 sampai dengan 13.00. Sedangkan pada hari jumat dibuka pada pukul 08.00 sampai dengan 10.00. dan untuk  hari sabtu sendiri dibuka pada pukul 08.00 sampai dengan 12.00. Dengan harga yang sangat murah meriah tersebut kamu bisa menikmati wisata sejarah yang sangat mengedukasi terutama untuk si kecil.

Kegiatan Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Jika mengunjungi tempat ini, maka akan disuguhi oleh berbagai koleksi benda-benda yang bernilai sejarah yang sangat tinggi dan tak ternilai harganya. Koleksi yang dipamerkan dari museum ini merupakan koleksi benda-benda peninggalan sejarah mulai dari kurun waktu masa perjuangan kemerdekaan, masa perang kemerdekaan, sampai pada masa revolusi fisik.

Lihat juga: NuArt Sculpture Park Bandung

Sebelum memasuki ruangan pada museum ini, terlebih dahulu para pengunjung harus mengisi buku tamu terlebih dahulu. Yang lokasinya tidak jauh dari tempat penitipan barang seperti tas, jaket, serta perlengkapan lainnya yang dibawa.

Pertama masuk ruangan Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung tersebut pun, akan langsung disuguhi dengan pemandangan lemari-lemari yang banyak sekali menyimpan berbagai macam koleksi persenjataan yang biasa digunakan tentara pada zaman dulu.

5 Ruangan Di Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Setelah tadi sudah mengisi buku tamu, selanjutnya para pengunjung akan menikmati pengalaman berwisata sejarah di tempat ini. Yang mana secara umum, ruangan ini terbagi kedalam 5 ruangan yang memamerkan bukti serta saksi sejarah dari masa ke masanya. Ruangan tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Ruangan Era Kerajaan

Di ruangan tersebut para pengunjung bisa langsung menyaksikan dari dekat koleksi berbagai jenis peralatan senjata dari masa kerajaan yang ada di jawa barat. Yakni mulai dari populer sampai dengan yang modern. Dan tak lupa juga terdapat lukisan prabu siliwangi.

2. Ruangan Era Kemersekaan

Di ruangan ini para pengunjung bisa menyaksikan beberapa lukisan yang terpajang. Yang mana lukisan tersebut menggambarkan saat kedatangan para penjajah memasuki nusantara serta para rakyat pribumi yang saat itu melakukan perlawanan.

3. Ruangan Era Perjuangan Pasca Kemerdekaan

Di ruangan ini para pengunjung akan melihat sejumlah lukisan dan miniatur perlawanan tentara Indonesia pada saat itu. Yang mana pada saat itu tentara Indonesia sudah menggunakan peralatan tempur untuk melawan para penjajah saat perang.

4. Ruangan Era Pemberontakan Di Jawa Barat

Di Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung ini juga terdapat sebuah ruangan yang mempunyai banyak koleksi foto-foto serta lukisan pemberontakan. Yang mana lukisan tersebut menggambarkan bagaimana kekejama para pemberontak lengkap dengan peralatan dan benda-benda yang dimilikinya saat itu.

5. Ruangan Khusus Penyimpanan Benda Penting

Selain itu, di museum Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung ini juga terdapat ruangan yang khusus menyimpan koleksi peta-peta operasi, beragam jenis bendera-bendera kodim (komando distrik militer) yang berada di bawah kodam siliwangi, meja, kursi, dan beragam macam tempat minum yang saat itu dipakai pada peristiwa pertemuan Rengasdengklok yang sangat bersejarah.

Koleksi Di Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Benda-benda yang terdapat didalam Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung ini diantaranya adalah berupa berbagai macam senjata tradisional yang khas dari Jawa Barat dan nusantara. Yakni seperti kujang, keris, pedang, golok, tombak, panah, pedang bambu sampai samurai pun terdapat di museum ini.

Bukan hanya itu saja, beragam benda sejarah lainnya pun bisa dilihat di museum ini. Seperti senjata dari berbagai jenis yang beragam. Dan yang tidak kalah menariknya, di museum ini juga dipamerkan berbagai jenis kendaraan militer yang pernah digunakan pada masa perang kemerdekaan zaman dahulu.

Hal menarik lainnya yang bisa disaksikan di museum ini adalah terdapatnya penjelasan serta kisah seputar terjadinya peristiwa yang heroik warga Bandung, yakni pada peristiwa Bandung lautan api (BLA) yang terjadi pada tanggal 24 maret 1946, serta peristiwa sejarah yang lainnya yakni peracunan yang terjadi pada tanggal 17 februaru 1949 silam.

Di museum ini juga terdapat benda bersejarah yang lainnya seperti koleksi berbagai macam jenis mata uang yan beredar di masa penjajahan Belanda dan awal kemerdekaan Indonesia. Terdapat pula sejumlah foto-foto dokumentasi mantan panglima divisi siliwangi dari masa ke masanya.

Menariknya dari museum ini adalah terdapatnya koleksi foto dokumentasi kepala terpancung, mayat yang gosong, karena terbakar, detik-detik eksekusi pimpinan DI-TII kartosuwiryo, pembantaian pasukan APRA, serta koleksi baju dan senjata tajam yang masih ada bercak darahnya. Serta masih banyak lagi hal yang menarik dari museum ini, sehingga ramai sekali orang yang mengunjunginya.

Itulah beberapa hal mengenai Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung. Jika yang ingin mengajak keluarganya berwisata namun tidak terlepas dengan pesan edukasinya, maka Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung ini sangat cocok untuk dijadikan pilihan berwisata keluarga. Ada banyak destinasi menarik di Bandung ini, nah karena anda bersama keluarga disarankan untuk menggunakan paket wisata Bandung 1 hari tour city yang dimiliki oleh tourbandung.id. Selain akan lebih mudah juga anda kan mendapatkan fasilitas menarik yang bisa dinikmati.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *