Belajar Sejarah Di Taman Sejarah Bandung

Menikmati Keindahan Taman Sejarah Bandung

Taman Sejarah Bandung merupakan tempat wisata free yang sangat rekomended. Ada banyak spot yang sangat edukatif dan menarik. Tentu saja sangat instagramable serta semakin lebih mengenal budaya sunda.

Lokasi Taman Sejarah Bandung

Taman Sejarah Bandung

Lokasi Taman Sejarah kota Bandung terletak di Jl Aceh No 53, Babakan Ciamis,  Sumur Bandung, Kota Bandung. Taman Sejarah tersebut masih dalam satu kompleks dengan area gedung kepemerintahan kota Bandung. Bahkan lahan yang kini menjadi tempat wisata merupakan bekas tempat parkir gedung DPRD Bandung.

Untuk menuju ke destinasi wisata tersebut sangat mudah sebab terletak di pusat kota Bandung. Jadi dapat memanfaatkan fasilitas transportasi umum maupun pribadi.

Bagi yang menggunakan BRT, dapat turun di setler gedung Dinas Pemuda dan Olahraga. Kemudian tinggal berjalan kaki ke arah destinasi. Jarak dari halte hingga Taman Sejarah sangat dekat. Hanya membutuhkan waktu selama ±5 menit dari arah halte.

Tarif Tiket Masuk Taman Sejarah Bandung

Untuk mengunjungi Taman Sejarah kota Bandung, tidak akan dikenakan tarif tiket apapun dan gratis sepenuhnya. Karena itulah destinasi wisata tersebut sangat rekomended. Selain itu juga menjadi tujuan utama para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Lihat juga Ranca Upas Bandung

Waktu operasional Taman Sejarah kota Bandung setiap hari dan dibuka selama 24 jam non stop. Namun pada hari – hari tertentu dan sedang diadakan suatu acara, taman tersebut tidak dioperasikan.

Sejarah Singkat Pembangunan Taman Sejarah Bandung

Pemrakarsa dari pembangunan Taman Sejarah adalah Ridwan Kamil yang merupakan wali kota Bandung yang ke 26. Beliau juga kini menjabat sebagai gubernur provinsi Jawa Barat ke 15. Masa jabatan Ridwan Kamil sebagai gubernur dilantik pada 5 september 2018.

Sebagai pemrakarsa utama dalam pembangunan Taman Sejarah kota Bandung, beliau juga secara langsung turut serta dalam peresmian Taman Sejarah kota Bandung. Tanggal peresmian tersebut jatuh pada 4 februari 2017. Ketika itu, Ridwan Kamil tengah menjabat sebagai wali kota Bandung.

Pembangunan atas taman tersebut juga bukan tanpa sebab. Tujuan utama dari pembangunan Taman Sejarah adalah sebagai tempat wisata edukasi dan sekaligus wisata sejarah.

Dengan adanya Taman Sejarah, setiap orang dapat mengenal dan mengetahui lebih dalam tentang perjalanan serta perkembangan kota Bandung. Selain juga dapat mengetahui perjuangan para pendahulu yang mempunyai peran penting pada kehidupan kota Bandung saat ini.

Dana yang dibutuhkan dalam pembangunan Taman Sejarah dengan lahan seluas ±2,6 km persegi sangat fantastis. Total biaya keseluruhan mencapai 3,1 miliar IDR. Dengan dana yang tergolong cukup fantastis juga dapat menghasilkan destinasi wisata yang cukup mengesankan.

Fasilitas Taman Sejarah Bandung

Kolam Taman Sejarah Bandung

Sebagai ikon pariwisata kebanggaan kota Bandung, Taman Sejarah tersebut mempunyai fasilitas yang cukup memadai. Namun sayangnya ada satu hal yang menjadi keluhan sebagian besar pengunjung. Hal tersebut adalah toilet umum.

Pada awal dibuka untuk umum, Taman Sejarah Bandung belum menyediakan toilet umum. Namun kini telah disediakan toilet umum. Sayangnya lokasi dari toilet cukup terpencil sehingga pengunjung pun mengalami beberapa kesulitan bagi yang sedang dalam kondisi mendesak.

Dari satu fasilitas yang menjadi kelemahan dari Taman Sejarah kota Bandung, spot wisata yang tersedia merupakan hal yang paling utama. Spot wisata tersebut antara lain sebagai berikut ini :

  1. Relief sejarah Kota Bandung

Spot utama dalam Taman Sejarah kota Bandung adalah relief dari seluruh wali kota Bandung. Seh pengunjung dapat bernostalgia dan sekaligus mengenang tokoh – tokoh penting yang merupakan wali kota Bandung dari masa ke masa. Daftar dari wali kota Bandung seperti Bertus Coops, Ateng Wahyudi, Otje Djundjunan, Dada Rosada, Ridwan Kamil dan lain – lain.

Dari gambar walikota bandung yang ada, ada satu yang menarik perhatian. Hal tersebut adalah sosok Raden Wiranatakusumah. Beliau merupakan wali kota pertama dan sekaligus pendiri Kota Bandung.

Karena itulah sosok dari Wiranatakusumah terlihat berbeda dari wali kota lainnya. Ukiran Raden Wiranatakusumah terukir di atas kaca. Lalu juga disediakan tempat khusus untuk mengenang jasa atas sosok wali kota pertama kota Bandung.

Sedangkan untuk wali kota Bandung lainnya hanya terdapat relief atas kaca. Selain itu juga terdapat relief singkat perkembangan kota Bandung berdasarkan fakta atas kepemimpinan setiap walikota.

  1. Mini pool

Di tempat wisata sejarah tersebut terdapat kolam renang kecil. Kolam tersebut diperuntukkan untuk anak – anak. Anak – anak pun terasa tidak bosan berada di tempat wisata tersebut. Karena itulah Taman Sejarah kota Bandung juga merupakan tempat wisata keluarga yang paling rekomended.

Karena hanya dengan melihat berbagai macam relief, stiker yang menggambarkan sejarah kota Bandung tidak begitu menarik perhatian bagi anak – anak. Dengan adanya kolam renang anak, dapat membantu mengurangi rasa bosan dan jenuh. Anak – anak pun dapat bermain sepuasnya.

  1. Kisah cerita rakyat Bandung

Cerita rakyat yang kini kurang populer di kalangan masyarakat membuat peminat akan cerita rakyat menjadi berkurang. Dengan adanya Taman Sejarah kota Bandung sangat membantu dalam pelestarian cerita rakyat kota Bandung.

Di tempat tersebut terdapat gambaran singkat mengenai kisah cerita rakyat kota Bandung. Kisah yang diangkat juga merupakan cerita rakyat yang populer, seperti sangkuriang dan gunung tangkuban perahu.

  1. Amphitheater

Fasilitas ini merupakan suatu ruangan khusus. Dalam ruangan tersebut terdapat suatu pertunjukan atas film dokumentasi tentang kota Bandung dari masa kolonial Belanda hingga kini.

Lihat juga Kampung Batu Malakasari Bandung

Itulah review mengenai Taman Sejarah Bandung. Keberadaan dari tempat wisata tersebut sangat membantu dalam pengetahuan akan sejarah perkembangan Bandung dari masa ke masa.

Beri peringkat untuk posting ini
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *